Pertapa dan Kepiting
Written by Andrie Wongso
18 August 2009
Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, tampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai.
Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian pertapa itu terpecah kala mendengarkan gemericik air yang terdengar tidak beraturan.
Perlahan-lahan, ia kemudian membuka matanya. Pertapa itu segera melihat ke arah tepi sungai di mana sumber suara tadi berasal. Ternyata, di sana tampak seekor kepiting yang sedang berusaha keras mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih tepian sungai sehingga tidak hanyut oleh arus sungai yang deras.
Melihat hal itu, sang pertapa merasa kasihan. Karena itu, ia segera mengulurkan tangannya ke arah kepiting untuk membantunya. Melihat tangan terjulur, dengan sigap kepiting menjepit jari si pertapa muda. Meskipun jarinya terluka karena jepitan capit kepiting, tetapi hati pertapa itu puas karena bisa menyelamatkan si kepiting.
Cerita Kepompong
Written by MAX1MUS
18 August 2009
bagaimana kita mensikapi hidup dan perjuangannya.
Pada suatu ketika seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu.
Suatu hari lubang kecil muncul.
Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu
ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.
Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan.
Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya.
Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.
Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.
Gembira hati orang tersebut karena telah melepaskan kesulitan yang diderita oleh kupu-kupu itu.
Namun,kupu-kupu tadi mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayapnya mengkerut.
Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat,
sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya,
yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.
Dunia Anak dan Perubahan Jaman
Written by MAX1MUS
14 August 2009
Dunia anak-anak Kita telah berubah, yang semula memiliki ruang bermain yang luas dan terbuka, kini telah berubah menjadi kotak kaca. Kini anak-anak tidak lagi bermain di halaman bersama teman-teman sekampung, bermain layang-layang, petak umpat, sembari memanjat pohon jambu, mangga, bahkan kelapa. Anak-anak tidak lagi terlihat riang bermain gembira sambil mendendangkan lagu.
Mengenali Serangan STROKE
Written by MAX1MUS
24 June 2008
Sewaktu pesta barbeque,seorang teman terjatuh - dia meyakinkan semua orang yang datang kalau dia tidak apa-apa dan katanya hanya tersandung batu bata karena sepatu barunya (padahal mereka menawarkan memanggil paramedik).
Mereka membantunya membersihkan diri dan mengambilkan piring makanan baru.
Meskipun terlihat sedikit terguncang, Ingrid meneruskan menikmati sore itu.
Malamnya, suami Ingrid menelpon memberitahukan semua orang bahwa istrinya telah dibawa ke rumah sakit - (pukul 6 sore besoknya, Ingrid meninggal).
Dia mendapat serangan stroke pada pesta barbeque.
Diet Sehat
Written by MAX1MUS
27 July 2009
Dewasa ini banyak orang-orang yang mengalami kegemukan (obesitas) dan memerlukan panduan untuk diet yang sehat.
Berikut ini saya ingin berbagi pengalaman dalam menjalankan diet yang sehat dan berhasil, karena saya sudah melakukan nya dan sudah berhasil menurunkan berat badan.
Diet yang sehat adalah dimana tubuh kita mendapat cukup asupan berupa makanan yang sehat tanpa ada kelebihan.
Makanan yang sehat adalah makanan yang tanpa bahan pengawet dan pewarna buatan,tanpa bahan kimia apa pun.
Jika sebelum nya saya memiliki kebiasaan mengkonsumsi Coca Cola 1,5 liter sehari, maka itu semua sudah saya hentikan.
Saya juga memiliki kebiasaan mengkonsumsi bakmie/mie ayam berlebihan. Orang lain 1 porsi saya bisa 2½ sampe 3 porsi.
Nasi uduk 1 bungkus saya makannya 3 bungkus plus tahu sayur 3 potong, telur rebus 1 dan 2 perkedel.
Pola makan yang demikian itu sangat merusak tubuh dan metabolisme tubuh kita.