1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

Dunia Anak dan Perubahan Jaman

Dunia anak-anak Kita telah berubah, yang semula memiliki ruang bermain yang luas dan terbuka, kini telah berubah menjadi kotak kaca. Kini anak-anak tidak lagi bermain di halaman bersama teman-teman sekampung, bermain layang-layang, petak umpat, sembari memanjat pohon jambu, mangga, bahkan kelapa. Anak-anak tidak lagi terlihat riang bermain gembira sambil mendendangkan lagu.
Seiring majunya teknologi dan perkembangan jaman, anak-anak sekarang tak lagi berlari bebas, bermain gembira bersama teman-temannya. Mereka berteman dengan yang namanya teknologi yang bisa membuat anak-anak betah dirumah yaitu: televisi, computer, play station dan hand phone. Aneka permainan itu memungkinkan anak-anak untuk mudah diawasi di rumah. Kebanyakan orang tua senang dengan keadaan yang demikian, apa lagi jika suami dan istri harus bekerja. Mereka cenderung lebih senang meninggalkan anak nya dari pada pekerjaannya. Meninggalkan anak nya bersama babysitter atau suster merupakan pilihan paling mudah. Jika orang tua dari pasangan tersebut mau membantu menjaga cucu mereka, maka akan menjadi bantuan yang sangat besar bagi pasangan suami-istri yang bekerja.
Reduksi ruang bermain anak telah berdampak serius terhadap seluruh aspek perkembangan anak, mulai dari fisik, psikologis, sosial, pengetahuan dan religius. Anak-anak duduk berjam-jam di depan Play station sambil mengemil snack yang konon dikenal dengan junk food. Tidak bermain keluar menyebabkan minimnya pergaulan yang berdampak pada aspek sosial dan psikologis anak. Akibat seringnya berada di depan televise menyebabkan anak menjadi lamban, kemampuan motorik melemah dan tumbuh gemuk.
Bagaimana perkembangan jaman telah merenggut masa kecil anak-anak jaman sekarang. Orang tua selalu menuntut agar anak nya cepat pintar, cepat membaca, cepat bicara bahkan multi bahasa, hal-hal tersebut dapat berdampak pada rusaknya pola perkembangan anak.
Biarkan lah anak-anak berkembang secara wajar dan alamiah, tanpa paksaan. Juga perhatikan lah watak dan sifat anak anda. Jangan paksakan kehendak anda kepada anak anda. Biarkanlah pertumbuhannya berkembang secara alami. Mari kita selamatkan generasi muda kita.